Contact Us
tata rapika globalindo fabrikasi metal sidoarjo surabaya jawa timur (5)

Hallo Sahabat TRG ! Semoga tetap semangat dan selalu diberikan kesehatan dalam masa pademi ini. Baiklah dalam kesempatan kali ini kami akan membahas artikel tentang Electric Arc Welding dan cara kerjanya. Nah ngomong-ngomong mengenai pengelasan tentunya sahabat TRG sebelumnya pasti banyak bertanya. Apa saja sih macam-macam pengelasan dan bagaimana cara kerjanya? Jika kalian sedang mencari jawaban dari berbagai jenis pengelasan. Tunggu sebentar, mungkin disini bisa kami terangkan berbagai jenis-jenis pengelasan dan kegunaannya yang sering digunakan di indonesia.

Mulai dari jenis pengelasan MIG (Metal Inert Gas) / GMAW (Gas Metal Arc Welding), Pengelasan TIG (Tungsten Inert Gas) / GTAW (Gas Tungsten Arc Welding) dan Resistance Spot Welding.

JENIS JENIS PENGELASAN

Lanjut ya sahabat TRG. Dari berbagai pembahasan yang meliputi pengelasan. Alangkah lebih logisnya terlebih dahulu kita mengetahui apa sih itu yang dimaksud pengelasan. Pengelasan adalah sebuah proses menyatukan element logam dengan cara mencairkan logam induk dan logam pengisi melalui proses pemanasan. Las adalah campuran logam yang terjadi dalam keadaan cair.

Apa Itu Electric Arc Welding

Electric Arc Welding mendapatkan panas dari busur listrik. Busur listrik tercipta dari reaksi arus pendek akibat kontak ujung elektroda dengan logam. Pengelasan jenis ini tergolong praktis, murah, dan efisien, maka dari itu pengelasan jenis ini banyak digunakan. Pengelasan jenis ini dikelompokkan menjadi 2 kategori, yaitu consumable electrode dan non consumable electrode. Pengelompokkan ini didasarkan dari apakah elektroda ikut terbakar dan mencair bersama logam las atau tidak.

Electric Arc Welding Kategori Consumable Electrode

Pada kategori consumable electrode, ketika proses pengelasan elektroda ikut habis terbakar dan sekaligus sebagai bahan pengisi logam. Mulai dari teknik pengelasan, proses pengelasan, sampai dengan bahan las yang dipakai. Berikut dibawah ini kami akan jelaskan macam-macam pengelasan, antara lain :

1. MIG (Metal Inert Gas) / Gas Metal Arc Welding (GMAW) 

Seperti namanya, gas metal arc welding menggunakan gas dalam proses pengelasan. Proses pengelasan GMAW merupakan pengelasan dengan proses pencairan logam. Proses pencairan logam ini terbentuk karena adanya busur las yang terbentuk diantara kawat las dengan benda kerja. Ketika kawat las didekatkan dengan benda kerja maka terjadilah busur las (menghasilkan panas) yang mampu mencairkan kedua logam tersebut, sehingga akan mencair bersamaan dan akan membentuk suat sambungan yang tetap. Dalam proses ini gas pelindung yang berupa gas akan melindungi las dari udara luar hingga terbentuk suatu sambungan yang tetap.

Ada 2 macam pengelasan GMAW, yaitu Metal Inert Gas (MIG) dan Metal Active Gas (MAG). Perbedaan antara MIG dan MAG yaitu jenis gas yang digunakan dalam pengelasan. Proses MIG hanya memakai gas mulia saja seperti argon dan helium, sedangkan MAG menggunakan gas CO 2 atau campuran dengan argon.

MIG Welding

2. TIG (Tungsten Inert Gas) / Gas Tungsten Arc Welding (GTAW)

Pengelasan TIG (Tungsten Inert Gas) dianggap salah satu jenis pengelasan yang sulit untuk dipelajari. Karena memerlukan dua tangan dalam pengoperasiannya. Satu tangan memegang torch welding yang terdapat tungsten elektrode dan satu tangannya lagi memegang filler atau umpan pengisi. Pengelasan TIG adalah pengelasan yang paling serbaguna dari semuanya. Hampir semua logam konvensional dapat dilas dengan proses tig. Seperti besi, baja, stainless steel, alumunium dan lainnya.

TIG Welding

3. Resistance Spot Welding

Resistance spot welding (RSW) adalah proses resistance welding di mana penyambungan benda kerjanya menggunakan jenis sambungan lap joint dengan las berupa titik. Las berupa titik tersebut dihasilkan dari dua buah elektroda yang saling berlawanan.

Ujung elektroda pada RSW memengaruhi ukuran dan bentuk titik las. Bentuk elektroda yang paling sering dijumpai adalah lingkaran. Namun ada pula beberapa bentuk yang dapat digunakan seperti segi enam, segi empat, dll. Material elektroda yang digunakan pada RSW dibagi dalam dua kelompok yaitu: (1) paduan tembaga dan (2) kombinasi logam tahan panas seperti tembaga dengan tungsten.

Proses Spot Welding

Tahapan proses menurut gambar di atas yaitu sebagai berikut:

  • Benda kerja diletakkan di antara dua elektroda yang terbuka.
  • Elektroda menekan benda kerja.
  • Waktu pengelasan di mana arus listrik menyala.
  • Arus dimatikan namun penekanan dengan elektroda tetap dilakukan (ditahan sebentar).
  • Elektroda dibuka dan benda kerja dapat dikeluarkan.
Rocker Arm Spot Welding Machine

Aplikasi Resistance Spot Welding

Resistance spot welding digunakan untuk menyambung benda kerja dengan ketebalan 3 mm atau lebih tipis lagi. Resistance spot welding sering dijumpai pada industri pembuatan mobil.

Jasa Welding PT. TATA RAPIKA GLOBALINDO

Tata Rapika Globalindo juga melayani Jasa untuk Welding (Pengelasan) untuk berbagai macam jenis produk. Bagi kalian yang tertarik dengan jasa yang kami sediakan, silahkan langsung menghubungi WhatsApp kami di nomor +62822-3030-5046 atau mengunjungi website kami di www.tatarapika.co.id

Jangan khawatir jika kalian hanya ingin bertanya mengenai detail Jasa Welding (Pengelasan) ataupun sekedar menanyakan harga, karena kami akan dengan senang hati melayani segala pertanyaan anda.


Tata Rapika Editor

Berdiri sejak tahun 2015 dan bergerak dalam bidang Sheet Metal Engineering, dengan didukung oleh SDM yang berpengalaman di bidang sheet metal. Kami menjunjung tinggi kepuasan pelanggan melalui kualitas produk yang dihasilkan, harga yang kompetitif, pengiriman yang tepat waktu. Kami berusaha untuk meningkatkan pelayanan dengan selalu berinovasi untuk terus lebih baik lagi.

Chat with us via Whatsapp